Antivirus adalah
sebuah jenis perangkat lunak yang
digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus
komputer dari sistem komputer. Antivirus
disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan
apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.
Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan
melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi,
atau ketika disimpan).
Antivirus-antivirus terbaru sekarang tidak hanya
mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan
kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware-malware lainnya.
Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi
komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email
sampah dan atau virus ke inbox pengguna.
Antivirus berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2,
yaitu Home User dan Network atau Corporate User. Untuk home user, antivirus
berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan (network), antivirus dapat
melakukan scan di komputer - komputer client dan network drive. Selain itu,
proses update komputer client dalam jaringan tidak harus langsung dari
Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung dari server jaringan.
Antivirus berdasarkan cara memperolehnya 1. Free
antivirus : anti virus yang diperoleh secara gratis 2. Trial antivirus
: Anti virus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu 3.
Donation antivirus : Anti virus yang diperoleh dengan harus mendonasi 4.
Paid antivirus : antivirus yang diperoleh dengan cara membeli
Perkembangan antivirus sendiri selalu lebih lambat
dari perkembangan virus itu sendiri, hal ini karena antivirus harus mengenali
virus baru terlebih dahulu lalu kemudian membuat enskripsinya yang dapat
memusnahkan virus tersebut. perkembangan antivirus ini dibagi dalam beberapa
periode atau generasi:
Generasi Pertama
Antivirus pada gnerasi pertama ini hanya bertindak
seperti scanner sederhana. Antivirus men-scan
program untuk menemukan penanda (signature) virus. Walaupun virus mungkin
berisi karakter-karakter varian, tapi secara esensi mempunyai struktur dan pola
bit yang sama di semua kopiannya. Teknis ini terbatas untuk deteksi virus-virus
yang telah dikenal. Tipe lain antivirus generasi pertama adalah mengelola
rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program.
Kelemahan dari antivirus generasi pertama ini adalah ia hanya mampu mendeteksi
virus yang polanya telah dikenali olh antivirus untuk virus yang polanya belum
dikenali maka proses scanning akan
melewatkan virus ini.
Generasi Kedua
Antivirus pada generasi kedua ini sudah lebih baik dan
lebih berkembang dari generasi sebelumnya, generai ini disebut scanner yang
pintar (heuristic scanner). Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda
spesifik. Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk
mencari kemungkinan infeksi virus. Teknik yang dipakai misalnya mencari
fragmen-fragmen kode yang sering merupakan bagian virus. Contohnya, antivirus
mencari awal loop enkripsi yang digunakan polymorphic
virus dan menemukan kunci enkripsi. Begitu kunci ditemukan, antivirus dapat
mendeskripsi virus untuk identifikasi dan kemudian menghilangkan infeksi virus.
Teknik ini adalah pemeriksanaan integritas. Checksum
dapat ditambahkan di tiap program. Jika virus menginfeksi program tanpa
mengubah checksum, maka pemeriksaan
integritas akan menemukan perubahan itu. Untuk menanggulangi virus canggih yang
mampu mengubah checksum saat menginfeksi program, fungsi hash terenskripsi
digunakan. Kunci enskripsi disimpan secara terpisah dari program sehingga
program tidak dapat menghasilkan kode hash baru dan mengenkripsinya. Dengan
menggunakan fungsi hash bukan checksum sederhana maka mencegah virus
menyesuaikan program yang menghasilkan kode hash yang sama seperti sebelumnya.
Generasi Ketiga
Antivirus generasi ketiga ini menggunakan metode
“jebakan-jebakan aktivitas” (activity trap). Program antivirus merupakan
program yang menetap di memori (memory resident program). Program ini
mengidentifikasi virus melalui aksi-aksinya bukan dari struktur program yang
diinfeksi. Dengan antivirus semacam in tak perlu mengembangkan penanda-penanda
dan aturan-aturan pintar untuk beragam virus yang sangat banyak. Dengan cara
ini yang diperlukan adalah mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah
sedikit yang mengidentifikasi adanya usaha infeksi. Kalau muncul kejadian ini,
program antivirus segera mengintervensi.
Generasi Keempat
Generasi ini merupakan generasi antivirus saat ini,
antivirus ini menggunakan proteksi penuh (full featured protection). Antivirus
generasi ini menggunakan beragam teknik antivirus secara bersamaan.
Teknik-teknik ini meliputi scanning dan jebakan-jebakan aktivitas. Antivirus
juga mempunyai senarai kapabilitas pengaksesan yang membatasi kemampuan virus
memasuki sistem dan membatasi kemampuan virus memodifikasi file untuk menginfeksi
file. Pertempuran antara penulis virus dan pembuat antivirus masih berlanjut.
Walau beragam strategi lebih lengkap telah dibuat untuk menanggulangi virus,
penulis virus pun masih berlanjut menulis virus yang dapat melewati
barikade-barikade yang dibuat penulis antivirus. Untuk pengaman sistem
komputer, sebaiknya pengaksesan dan pemakaian komputer diawasi dengan seksama
sehingga tidak menjalankan program atau memakai disk yang belum terjamin
kebersihannya dari infeksi virus. Pencegahan terbaik terhadap ancaman virus
adalah mencegah virus memasuki sistem disaat yang pertama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar